Diatas ketenarannya yang luar biasa tak selalu membawa kebahagiaan yang di rasakan.,Rasa lelah yang berkepanjangan mengakibatkan tubuh renta MBAH SURIP tak kuat menahannya dan sebagai Klimaknya mbah surip menghembuskan nafasnya terakhirnya hari ini tanggal 04 Agustus 2009 jam 10.30 WIB.
Selamat Jalan Mbah Surip, Selamat Jalan “Tak Gendong”,karyamu akan di ingat oleh semua bangsa ini dan semoga mendapatkan tempat yang layak di sisi-NYA…
“I LOVE YOU FULL”
DIarsipkan di bawah: Goresan Pena, Uncategorized







